Menghadapi kebingungan dan kegelisahan.
Untuk menjalani hidup dan kuliah di Surabaya saya benar-benar mengalami kesulitan dalam hal finansial karena orang tua saya hanyalah penjual jamu tradisional, untuk makan aja sangat kesusahan, apalagi jika ada tugas kuliah yang perlu ke warnet dan ngeprint, rasanya sangat kebingungan dan gelisah sekali, namun itu semua bisa dilalui kok sobat, ini cara saya sehingga saya sekarang sudah bisa menyelesaikan skripsi. Alhamdulillah ya Alloh…..!
Renungkan kehidupan ini dengan mata hati agar anda mengetahui dengan sebenar-benarnnya bahwa dunia ini tidak ada yang sempurna, akan tetapi bila kekurangan yang ada bisa diperbaiki maka itulah tujuan yang bisa dicari dari hidup ini.
Dengan renungan seperti itu, saya sadar bahwa setiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan, ada gelap-terang, ada hitam-putih, ini semua adalah roda kehidupan, dari renungan tersebut saya langsung bangkit dengan meningkatkan kelebihan yang saya miliki untuk menutup segala kekurangan. Alhamdulillah sampai saat ini saya bisa survive…..!
Namun saya sempat merenung, apakah dengan perjuangan yang keras ini, saya bisa menjadi orang yang sukses, setiap malam saya dihantui perasaan antara Sukses dan Gagal, namun ketika saya selesai sholat, lalu saya berpikir dan akhirnya mempunyai prinsip seperti ini :
Ingatlah selalu bahwa yang dituntut dari anda dan mampu anda lakukan adalah bekerja dan mengumpulkan sebab-sebab keberhasilan. Adapun hasil akhir dari pekerjaan tersebut berada di tangan Alloh SWT.
Akhirnya dengan prinsip tersebut, semua saya serahkan pada Alloh, dan saya yakin dengan proses perjuangan menuju kesuksesan harus sesuai aturan-aturan Alloh, pasti hasilnya nanti juga akan mendapat berkah dari alloh. Dengan perjuangan keras dan disertai ingat akan kebesaran Alloh, akhirnya saya bisa menyelesaikan skripsi lebih awal dari waktu yang ditentukan. Alhamdulillah ya Alloh……, sungguh luar biasa nikmat_Mu.
Hem, kemudian saya melihat orang-orang disekitar saya seperti dosen-dosen, lalu saya bertanya kepada salah seorang dosen, “ Bapak, kok bisa sukses itu gimana caranya…?”, lalu beliau berkata “ Bapak tidak berasal dari orang kaya, bapak berasal dari anak penjual nasi pecel, namun dengan kegigihan dan kerja keras bapak, sehingga bapak bisa seperti ini, jangan takut gagal nak, terus berjuang pasti kamu akan sukses”. setelah itu tanpa saya sadari air mata ini berlinang, karena saya juga berasal dari keluarga miskin ( anak penjual jamu tradisional), pernah merasakan betapa sengsaranya ketika saya berjuang demi kuliah ini, akhirnya saya yakin bahwa hampir semua orang yang sukses itu kehidupan orang tersebut juga prihatin dan sering jatuh, namun mereka berdiri lagi untuk memulai perjuangan lagi, sehingga saya punya nasehat pada teman-teman seperti ini :
Bacalah kisah perjalanan orang-orang besar, perhatikan kehidupan mereka agar anda mengetahui bahwa dalam kehidupan mereka juga terdapat kekurangan, kegagalan, dan tidak semua yang dia usahakan mencapai keberhasilan.
Jadi kita harus banyak belajar dari kisah-kisah orang-orang yang sukses supaya kita mengerti perjuangan mereka dalam menuju sukses sehingga kita bisa mencontoh cara-cara mereka…!ok.
Teliti dan hitung-hitung sifat-sifat kesempurnaan dan kemampuan yang anda miliki, nikmat dan anugrah yang telah diberikan Allah kepada anda menjadi tampak, juga agar anda mengetahui bahwa tidak hanya sifat-sifat kelemahan dan kekurangan yang ada pada diri anda. Dengan prinsip itu kita akan bangkit dari kegelisahan, pernah saya alami ketika saya masih kelas 3 SMA, waktu itu saya ingin sekali melanjutkan kuliah, namun saya terus berpikir saya adalah anak miskin, hutang ortu banyak jadi saya mana mungkin bisa kuliah, akhirnya saya langsung lari ke masjid SMA untuk sholat Dhuha, setelah sholat Dhuha saya berdoa sambil menangis pada Alloh meminta supaya diberi jalan keluar untuk bisa kuliah, akhirnya lama-lama saya berpikir saya selalu juara 1, saya punya tangan, kaki, mata dan anggota tubuh lainnya yang bisa saya gunakan untuk bekerja sambil kuliah. Akhirnya dengan berpikir seperti itu saya langsung bangkit, belajar rajin sehingga hati saya berkata “SAYA OPTIMIS BISA KULIAH”. Alhamdulillah akhirnya bisa kuliah juga.hehe
Ingatlah selalu kegiatan dan pekerjaan yang pernah anda lakukan dan memberikan keberhasilan tertinggi, lalu ulangi lagi mengingat hal tersebut setiap kali anda merasa bingung dan gelisah. Ini terjadi ketika saya mulai masuk kuliah semester 1, pada waktu itu saya selalu mengingat proses belajar saya ketika waktu SMA, saya ingat terus keberhasilan saya selalu menduduki peringkat 1 dikelas, bahkan peringkat 1 paralel. Dengan selalu mengingat keberhasilan itu akhirnya terbawa sampai kuliah, mulai semester 1 saya sudah berpikir IPK saya harus paling tinggi di kelas, terus saya berpikiran dan mengingat itu dan saya mencoba tanamkan menjadi obsesi. Alhamdulillah dengan perjuangan yang keras sampai sekarang (semester 8) IPK saya tertinggi di kelas bahkan tertinggi sejurusan Fisika Unesa angkatan 2005. Alhamdulillah ya Alloh…….! Alhamdulillah.
Bila anda menginginkan kesempurnaan dan sesuatu yang ideal, maka cara mencapainya, bukan hanya berhenti dan menunggu. Ini saya alami ketika saya mengerjakan skripsi, karena saya ingin lulus tepat waktu dan mendapat nilai A, maka saya harus bergerak terus tanpa harus menunggu dosen pembimbing skripsi, dengan prinsip seperti itulah akhirnya saya memulai mengerjakan skripsi di awal semester 6, dengan langkah gigih, tanya kesana-kesini ( pokoknya kita tidak boleh diam dan menunggu), menyusun strategi belajar yang smart, akhirnya saya ujian skripsi di awal semester 8. Alhamdulillah tercapai juga targetan saya.
Pergunakan akal anda dan pertimbangkanlah bila ada dua masalah, adakalanya anda harus mengerjakan satu demi satu, atau anda tidak melakukan sama sekali. Renungkanlah mana yang lebih utama untuk anda lakukan, anda tidak memiliki pilihan ketiga. Kita harus buat prioritas, mana yang harus dikerjakan dulu, ini yang tahu kita sendiri, oleh karena itu dalam meraih sukses, setiap hari apa yang kita targetkan harus berhasil ( harus pandai dalam memilih prioritas apa yang harus kita kerjakan dulu), apabila setiap hari kita sukses dalam menargetkan sesuatu, maka KESUKSESAN BESAR AKAN MENUNGGU KITA. Insya Alloh.
Bila anda mengalami kegagalan dalam suatu pekerjaan, berdo’alah. Mohonlah balasan yang baik kepala Allah atas musibah yang anda hadapi dan mohonlah ampun kepada-Nya atas semua dosa-dosa anda. Ini saya alami ketika awal semester 7, saya mendapat kabar bahwa bapak kandung saya kena sakit stroke, waktu itu saya langsung tidak punya semangat lagi karena selain kuliah, kerja, saya juga harus memikirkan keadaan keluarga, apakah bapak kandung saya bisa berobat? Karena ibu saya tidak punya uang untuk biaya berobat bapak saya, akhirnya karena saya berpikiran terus seperti itu, hati ini terasa sakit, lalu saya berdoa pada Alloh, semoga Alloh terus memberi kemudahan saya untuk terus bisa bertahan kuliah, dengan keyakinan Alloh pasti membantu saya, akhirnya beasiswa saya keluar, dan karena melihat ibu sengsara mencari uang dengan berjualan jamu tradisional untuk biaya berobat bapak sehingga saya punya tekat kuat untuk segera menyelesaikan skripsi. Akhirnya lega juga karena sekarang skripsi sudah selesai, tinggal nunggu wisuda bulan oktober nanti. Hehe.
Insya Alloh dengan cara-cara yang saya sebutkan di atas, kebingungan dan kegelisahan yang kita hadapi dalam proses menuju kesuksesan akan tertatasi. Dan ingat syukuri semua yang ada pada dirimu....ok.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk semua dan silaturahim kita dapat bermakna dihadapan Alloh. Amiin. Sukses selalu…!


SETUJU 1000%, Mas Gagus!
BalasHapusKeep Fighting Spirit!
Salam Sukses Penuh Berkah,
Wuryanano
Motivational Blog - Support Your Success
Entrepreneur Campus - Support Your Future
setuju...
BalasHapusdari Eddy
saya merasa bukan pa2....
perjuangangku masih blm menuju ke arah yg sedemikian...
terima kasih temenku yang telah memberikan motivasi...
terima kasih Gus
assalamualaikum wr.wb.
BalasHapusrespon azzama:
sungguh luar biasa perjuangan antum dalam menjalani hidup ini, disini ana mulai tahu sebenarnya saya masih blum mengalami perjuangan yang sebenarnya. sehingga ana belum mendapatkan hal yang maksimal.
jazakumullah khoiron katsiroh ya akhi.
semoga saya bisa mencapai keberhasilan seperti antum.
wassalumalaikum wr.wb
perjuangan hidup yang inspiratif. terus berjuang dik gagus. yang dibutuhkan KIDS:keyakinan, ikhtiar, do'a dan sabar
BalasHapusalhamdulillah. Usaha Dik Gagus hingga meraih gelar Sarjana S1 sungguh sangat Luar biasa... Apalagi prestasi yang diraih juga Luar Biasa. Dan semua usaha Dik Gagus tersebut akan semakin bermakna jika mengamalkan ilmunya ke dunia nyata. Jika sudah berpenghasilan cukup, bisa melanjutkan S2 sambil bekerja. Syukur2 kalau atasan di tempat kerja memberikan bea siswa. Namun sekolah dengan biaya sendiri lebih membawa berkah lho... asal diniatkan secara tulus.
BalasHapusRejeki sudah disediakan olehNya. Nggak perlu terlalu ngoyo mencarinya, namun cukup dijemput saja. Yang penting tetap ikhtiar, berusaha memberikan yang terbaik kepada siapa saja disekitar Kita dengan niat yang tulus dan memasrahkan hasilnya kepada kehendakNya. Insya Allah, pasti akan ada aja jalan menuju kesuksesan. Yang paling perlu untuk diingat adalah Sunnatullah yang berupa hukum sebab akibat yang berlaku di dunia ini. Apa yang Kita alami saat ini adalah hasil perbuatan Kita sebelumnya, dan apapun yang Kita lakukan saat ini akan menentukan nasib Kita di masa yang akan datang. Salam Sukses luar biasa....Salam Ikhlas...Salam berSinar.
(RIZAL SULISTYO NUGROHO)
"Aku ini gudang tersembunyi, maka kuciptakan manusia agar Aku dikenal", dalam perjalanan hidup ada baik ada buruk, ada sukses ada gagal, ada tinggi ada rendah, ada sehat ada sakit, ada suka ada duka. sehat tidak akan dikenal tanpa mengahadirkan si sakit. sukses tidak akan dikenal tanpa menghadirkan si gagal, dst. lantas apakah sampai di situ saja...? bukan..mas Gagus masih harus menyelam di kedalaman shingga mencapai gudang yg tersembunyi itu, karena segala sesuatu yg ditampakkan o Allah di dunia (makna syareat) pasti mempunyai makna yg sebenarnya (hakikat, carilaj itu mas...Nabi khidir pernah membocorkan perahu nabi Musa, sehingga tenggelam..karena di kedalaman itu akan kita dapatkan kedamaian, keheningan...sedangkan apabila kita bermain di permukaan saja, yg kita dapatkan adalah ombak, badai yg hnya membuat kita takut, was-was..dsb. Man arafa nafsahu faqad arafa rabbahu- barang siapa mengenal diri maka ia akan mengenal tuhannya....go ahead cak...
BalasHapusOke mas gagus , , met berjuang aja , , dan jangan lupa orang sabar itu lebih bae daripada orang tidak sabar , ,
BalasHapusAllah bersama orang orang yang bersabar , ,
Sabar itu sebagian dari iman , ,
Good luck and Don't forget with your friends , ,
saya dukung untuk maju... go!
BalasHapusJangan patah semangat.
BalasHapusTuhan akan memberkati orang yang mau bekerja dan memuliakan namaNya.
Salam sukses.
Suhanallah...
BalasHapusSungguh saya mengalami kebingungan kegalauan,
terima kasih dengan cerita motivasinya, tentu sudah seharusnya saya bersyukur terhadap segala anugerah yang diberi Allah untuk saya,
Doa ikhtiar serta keyakinan kepada Allah senantisa harus mendarah daging untuk mengiringi perjuangan meraih cita-cita.
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, cerita tersebut memberikan inspirasi bagi hati saya.
ketika aku mengetikkan keyword "cara mengatasi kebingungan dalam menghadapi skripsi" link pertama yang muncul ternyata dari mas gagus yang ternyata kakak kelasku ndri.
BalasHapushummmm baru kemarin baca artikel mas di majalah neutron yg konon lg di tokyo.
setelah baca uraian mas di atas,aku merasa malu pada diriku. setiap targetku selalu kepending. semangatku loyo perlu ditekan seperti kerja jaman penjajahan dulu!
subahanallah gagus, sangat senang mbak bisa mengenal kamu dan mau berbagi cerita selama di osaka, keep fighting yah Gus...
BalasHapusSemoga Allah senantiasa memberikan kemudahan untuk setiap langkah hidupmu Gus, Allah berikan rahmat dan berkah atas usahamu, dan apa yang kamu inginkan tercapai. Semoga suatu saat mbak bisa menjumpai kamu sebagai orang yang sukses dunia akhirat. Amin...